;

Senin, 07 September 2009

LESTER FRANK WARD (1841-1913)
Ward di anggap sebagai seorang pelopor sosiologi di Amerika Serikat. Tujuan utamanya adalah membentuk suatu sistem sosiologi yang akan menyempurnakan kesejahteraan umum manusia. Menurutnya sosiologi bertujuan untuk meneliti kemajuan-kemajuan manusia. Ilmu tersebut mempelajari apa yang dilaksanakan manusia jadi, fungsi masyarakat yang dipelajarinya. Ia membedakan antara pure sociology (sosiologi murni) yang meneliti asal dan perkembangan gejala-gejala sosial dan applied sociology (sosiologi terapan) yang khusus mempelajari perubahan-perubahan dalam masyarakat karena usaha-usaha manusia. Menurut Ward, kekuatan dinamis dalam gejala sosial adalah perasaan. Ia terdiri dari keinginan-keinginan dan kepentingan-kepentingan. Rasa lapar dan rasa cinta merupakan keinginan-keinginan yang kuat. Perasaan merupakan kekuatan individu, karena interaksi berubah menjadi kekuatan sosial. Kekuatan sosial mempunyai kemampuan untuk menggerakan kecakapan-kecakapan manusia di dalam memenuhi tujuannya.
Hasil karyanya adalah:
Dynamic society (1883)
Psychic factors of civilization (1893)
Pure sociology (1903)

VILFREDO PARETO (1848-1923)
Vilfredo Pareto telah membuat beberapa teori dalam sosiologi yang dianggap sebagai logi-experimental science. Sosiologinya didasarkan pada observasi terhadap tindakan-tindakan, eksperimen terhadap fakta-fakta dan rumus-rumus matemis. Dalil-dalil yang umum menurut Pareto, hendaknya dibentuk atas dasar metode induksi. Spekulasi dan pertanyaan yang aprioristis tidak bernilai bagi ilmu pengetahuan. Menurut dia, masyarakat merupakan sistem kekuatan yang seimbang dan keseimbangan tersebut tergantung pada ciri-ciri tingkah laku dan tindakan-tindakan manusia dan tindakan-tindakan manusia tergantung dari keinginan-keinginan serta dorongan-dorongan dalam dirinya.
Buku karyanya adalah:
Treatise on general sociology (3 jilid, 1917) yang kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris (4 jilid, 1935) dengan judul The mind and society.

GEORG SIMMEL (1858-1918)
Menurut Georg Simmel, sosiologi merupakan ilmu pengetahuan khusus, yaitu satu-satunya ilmu pengetahuan analitis yang abstrak di antara semua ilmu pengetahuan kemasyarakatan. Masyarakat merupakan suatu proses yang berjalan dan berkembang terus. Masyarakat ada di mana individu mengadakan interaksi dengan individu-individu lainnya. Interaksi timbul karena kepentingan-kepentingan dan dorongan tertentu.
Georg Simmel mengatakan bahwa objek sosiologi adalah bentuk-bentuk hubungan antar manusia. Mahzab yang dipelopori Simmel adalah mazhab sosiologi formal.
Hasil karyanya adalah:
Concerning social differentiation (1890)
Sociology, studies of the forms of socialization (1908)
Basic problems of sociology (1917)
Conflict of modern culture (1918)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Socio Education

Merupakan Weblog tentang seputar materi ilmu sosial sebagai penunjang dan pelengkap edukasi.

Statistik Pengunjung

;

  © Design Blog 'Ultimatum' by Socio Education 2017

Back to TOP